The Reason of My Life

The Reason of My Life
terimakasih untuk setiap cinta dari kalian untuk azt :*

Senin, 20 Agustus 2012

Hubungan Pengaruh Globalisasi dan Perkembangan Moral Remaja Fase Pertengahan


MAKALAH PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Hubungan Pengaruh Globalisasi dan Perkembangan Moral Remaja Fase Pertengahan




D
I
S
U
S
U
N

Oleh:

Nama            : Julistin Cahyani Salmon
NIM               : 1114040020
Kelas             : A (Pendidikan Biologi)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2012
BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Remaja adalah suatu periode transisi dari masa awal anak anak hingga masa awal dewasa, yang dimasuki pada usia kira kira 10 hingga 12 tahun dan berakhir pada usia 18 tahun hingga 22 tahun. Dimana usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa. Oleh sebab itu orang tua dan pendidik sebagai bagian masyarakat yang memiliki peranan penting dalam membantu perkembangan remaja menuju kedewasaan.
Masa remaja bermula pada perubahan fisik yang cepat, pertambahan berat dan tinggi badan yang dramatis, perubahan bentuk tubuh, dan perkembangan karakteristik seksual. Masa remaja adalah peralihan dari masa anak-anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek/fungsi untuk memasuki masa dewasa. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang. Pada perkembangan ini, pencapaian kemandirian dan identitas sangat menonjol (pemikiran semakin logis, abstrak, dan idealistis).
Oleh karena peralihan baik dalam segi pikiran, perkataan, dan perbuatan inilah, remaja pada umumnya memiliki sifat ingin tau dan selalu mau mencoba hal-hal baru yang menarik perhatiannya, yang pada akhirnya merusak moral anak remaja saat ini. Untuk itu, makalah ini akan membahas mengenai bagaimana hubungan remaja dengan permasalahan moral saat ini.
B.  Rumusan Masalah
1.    Bagaimana hubungan perkembangan remaja pertengahan dengan globalisasi?
2.    Faktor-faktor apa yang dapat menyebabkan rusaknya moral remaja sekarang?
3.    Bagaimana peran keluarga dalam mengatasi masalah-masalah perkembangan remaja saat ini?
BAB II
PEMBAHASAN
1.    Hubungan perkembangan remaja dengan globalisasi:
Perkembangan remaja di era globalisasi ini sangat berkembang dengan segala kemajuan dan perubahan zaman mengakibatkan perkembangan moral remaja juga semakin memprihatinkan. Globalisasi didominasi oleh perkembangan informasi, komunikasi, dan teknologi. Keadaan ini telah membawa perubahan besar terhadap kehidupan masyarakat termasuk remaja khususnya fase remaja akhir SLTP sampai awal SLTA dalam banyak segi. Kondisi semacam ini juga sangat mempengaruhi terhadap ideologi masyarakat, sehingga ada sebagian mereka beranggapan kalau tidak bergaul dengan lain jenis maka dinilai ketinggalan zaman. Inilah salah satu dampak arus globalisasi. Oleh karena itu dalam kondisi semacam ini manusia di tuntut untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.
2.    Faktor-faktor yang menyebabkan rusaknya moral anak remaja sekarang, yaitu:
a.       Kemajuan teknologi
Dampak globalisasi teknologi memang dapat memberikan dampak positif tetapi tidak dapat di pungkiri lagi bahwa hal ini juga dapat berdampak negatif bagi kerusakan moral. Perkembangan internet dan ponsel berteknologi tinggi terkadang dampaknya sangat berbahaya bila tidak di gunakan oleh orang yang tepat. 
b.      Memudarnya kualitas keimanan
Sekuat apapun iman seseorang, terkadang mengalami naik turun. Ketika tingkat keimanan seseorang menurun, potensi kesalahan terbuka. Hal ini sangat berbahaya bagi moral, jika dibiarkan tentu membuat kesalahan semakin kronis dan merusak citra individu dan institusi.
c.       Pengaruh lingkungan
d.      Kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh rumah tangga, sekolah, maupun masyarakat.
Pembinaan moral yang dilakukan oleh ketiga institusi ini tidak berjalan seperti semestinya. Moral bukan hanya dipelajari secara tulisan dan lisan tapi juga harus dilakukan pembiasaan agar dapat tertanam didalam kebiasaan mereka.
e.       Derasnya arus budaya materialistis, hedonistis, dan sekularistis
Gejala penyimpangan ini terjadi karena pola hidup yang semata-mata mengejar kepuasan materi, kesenangan hawa nafsu dan tidak mengindahkan nilai-nilai agama. Penyaluran arus budaya yang demikian didukung oleh para penyandang modal yang semata-mata hanya ingin memperoleh keuntungan material dan memanfaatkan kecenderungan para remaja tanpa memperhatikan dampaknya bagi kerusakan moral.
3.    Peran keluarga dalam mengatasi masalah-masalah perkembangan remaja saat ini, yaitu:
Keluarga dapat berperan untuk meningkatkan harga diri (self-esteem) pada remaja. Tidak hanya hanya itu, keluarga juga berperan dalam hal pendidikan, khusus pendidikan pra sekolah, dimana keluarga merupakan tempat sosialisasi dan interaksi pertama dari seorang anak sebelum ia mengenal lingkungan luar yang sudah jelas akan lebih banyak mempengaruhi pola pikir dan pola hidup anak tersebut nantinya. Pada saat masih kanak-kanak keluarga yang mengajarkan nilai-nilai moral, agama, dan bagaimana seharusnya berperilaku. Peran keluarga yaitu sosialisasi pendidikan, reproduksi, perlindungan dan keselamatan, kontrol sosial, kebutuhan psikologis, agama dan rekreasi. Moral remaja tidak hanya bersumber dari kelompoknya saja, tetapi peran kelurga terutama orangtua sangat penting.
Ada tiga elemen yang berperan dalam proses perkembangan berpikir moral:
1.      Remaja yang mempunyai hubungan baik atau kedekatan dengan keluarga
2.      Adaptasi.
3.      Komunikasi.
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Pada fase remaja pertengahan atau fase akhir SLTP sampai akhir SLTA, seorang remaja mulai semakin mengenal dan terpengaruh oleh arus globalisasi tanpa memilah baik dan buruknya. Hal ini jelas akan merusak moral dari remaja yang seharusnnya menjadi generasi yang membanggakan. Peran serta keluarga, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam masa perkembangan anak yang masih stabil untuk memberikan pengarahan positif terhadap perbaikan moral.
B.  Saran
Sebaiknya setiap keluarga, lebih memperhatikan perkembangan dan pergaulan anak dengan cara memantau pergaulan anak tersebut saat atau setelah berada diluar lingkungan keluarga. Pemerintah juga harus bertindak tegas dalam hal memblokir semua situs-situs yang dianggap merugikan bangsa dan merusak moral generasi penerus seperti para remaja. Dan, masyarakat juga patut menjadi teladan yang baik bagi para remaja yang memiliki sifat khas selalu ingin mencoba-coba hal yang baru.

DAFTAR PUSTAKA
Anonima. 2010. Faktor–faktor Penyebab Kerusakan Moral. http://hiudiary.wordpress.com/2010/11/10/faktor-penyebab-kerusakan-moral/. Diakses tanggal 21 Juni 2012

Anonimb. 2011. Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Perilaku Menyimpang Pada Remaja. http://blog.tp.ac.id/faktor-faktor-penyebab-timbulnya-perilaku-menyimpang-pada-remaja. diakses tanggal 21 Juni 2012

Ivan. 2010. Peran Keluarga dalam Perkembangan Moral Remaja. http://vano2000.wordpress.com/2010/03/27/peran-keluarga-dalam-perkembangan-moral-remaja/. Diakses tanggal 21 Juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar