The Reason of My Life

The Reason of My Life
terimakasih untuk setiap cinta dari kalian untuk azt :*

Senin, 04 November 2013

Kisah Tak Sempurna


Judul selalu saja memberikan pengertian-pengertian sendiri. Kali ini, aku terperangkap dalam judul yang tak menyenangkan, entah mengapa aku memilih judul ini. Mungkin karena kamu, kamu yang membuat aku memilih judul ini. Terperangkap dalam tragedi kisah yang perlahan akan ku lepaskan.

Seandainya aku bisa memilih, aku tak mau ada judul ini. Bahkan mungkin kata-kata dalam rentetan kalimatnya. Kamu tahu kenapa? Karena itu menyakitiku, itu menyiksaku, itu membuatku menangis.
Aku terbiasa tertawa bersamamu, aku ingin tetap bisa seperti ini, cukup seperti ini saja sayang.
Dapat melakukan berbagai hal denganmu saja, aku bahagia. Indah..

Harusnya aku tidak perlu tahu bahwa pada akhirnya akan ada perpisahan. Harusnya kita tetap bahagia. Harusnya aku diizinkan memiliki kisah yang lebih indah daripada ini.
Oh, Tuhan..
Aku tidak ingin lari dari rancangan yang telah Engkau buat. Tapi, apa aku bisa memilih untuk tidak berada dalam situasi saat ini? Aku takut, aku takut jika saat kisah tak sempurna itu menghampiri, aku tak dapat berbuat apa-apa.

Perlahan, aku harus menciptakan sebuah penghapus dalam ingatanku, betapa terlukanya aku? Dipaksa melupakan kenangan manis yang telah terjadi dalam hidupku. Seandainya saja kita tak pernah bertemu, mungkin itu jauh lebih baik.
Mencoba melupakan seseorang yang dikasihi, sama saja sulitnya dengan mencoba mengingat seseorang yang tidak pernah ditemui.

Hmm,, disaat-saat aku telah menyadari singkatnya waktu yang diberikan, aku berusaha untuk mengingat kesalahan dan hal-hal yang membuat diriku marah padamu, berusaha secuek mungkin di hadapanmu. Tapi yang terjadi adalah, aku semakin takut kehilanganmu. Aku ingin kamu tetap berada disini, temani aku melewati malam yang saat ini mulai ku benci. Karena malam menandakan esok mulai datang lagi, dan itu berarti waktu yang kita miliki semakin singkat.
Mungkin perasaanku saja, tapi, entah mengapa semakin singkatnya waktu ini, aku merasa sesuatu yang seharusnya tidak boleh ku rasakan, bahkan untuk terlintas dalam pikiranku saja sebenarnya sudah sangat tabuh. Tidak, aku tak ingin menjelaskannya. Biar saja ku simpan perasaan ini. Tak akan ku jelaskan pada siapapun, tidak juga kamu.

Kamu tahu apa hal yang paling sulit ku lakukan dalam hidup ini? "Mencintai apa yang tidak ku sukai, dan Meninggalkan apa yang ku cintai". Dan semua sekarang telah mengantri di balik kata "esok", entah kapan antriannya tiba. Aku kembali takut mengingatnya.

Mungkin sekarang aku akan hidup seperti tanpa semangat dan mimpi. Kita hanya harus melanjutkan waktu yang tersisa saat ini bersama, dan selanjutnya akan hidup masing-masing. Memulai lagi dari nol. Sesuatu yang sulit dan mengerikan.

Kembali mengingat judul catatan ini, dan aku semakin yakin, bahwa banyak hal yang tidak bisa dipaksakan. Terus bersama pun, pada akhirnya tidak akan menyatu. Mungkin ini cara Tuhan membuat kita melupakan rasa yang telah tercipta. Aku akan beranjak pergi. Tapi jangan khawatir, kamu dan aku tahu, rasa itu pernah ada dan tidak akan mudah untuk menghapusnya.

Semua bisa saja berubah, kan?
Aku, dengan penuh pengharapan, menantikan perubahan keputusan dan takdir kita.
Yah, sekalipun tidak lebih dari apa yang telah ada sekarang. Tapi, sekali lagi, itupun telah lebih dari cukup.

Aku masih ingin tersenyum seindah yang ku bisa.Tersenyum disisa waktu yang aku miliki, disisa waktu yang selalu ingin ku hentikan, berhenti untuk menemaniku sebentar lagi. Tidak, mungkin aku ingin selamanya.
Biarkan waktu saja yang menjawabnya, karena waktu juga yang telah membawa kita pada situasi ini. Hanya saja, izinkan aku tetap menyayangi dan mencintamu jauh di dasar hatiku.

Aiihh,, sekarang sudah pagi.
Tinggal sedikit waktu yang tersisa untuk memberikan kenangan indah digoresan takdir kita.
Akan ku nikmati setiap detiknya dengan mengagumi setiap hal yang terjadi, sebelum malam kembali datang.
Akan ku ukir senyum di wajahmu, dan ku biarkan setiap penghuni bumi berkata :
"Mereka sahabat yang paling bahagia ^^"

Teruslah mencari tahu tentang kabarku, karena akupun begitu.
Semoga dilain kesempatan berikutnya waktu kita tak lagi salah, dan kita tak pernah menyesal. Dan yang paling penting, tidak ada lagi KISAH TAK SEMPURNA dan KASIH TAK SAMPAI bagian II.
Sayounara !


Tidak ada komentar:

Posting Komentar